Posted by on Apr 28, 2011 in Muslim Wedding, Pengantin Muslim, Pengantin Muslimah, Salon Muslimah | 0 comments

Akulturasi Budaya dalam Pernikahan Pengantin Muslim di Indonesia

Pengantin Muslim

Pengantin Muslim

 

Pengantin Muslim

Akulturasi Budaya dalam Prosesi Pernikahan Pengantin Muslim di Indonesia

Pengantin muslim juga harus melakukan berbagai ritual untuk seremoni acara pernikahan mereka. Seremoni acara pernikahan biasanya harus melalui berbagai proses ritual bagi setiap adat masing-masing daerah. Ritual adat harus dijalani sebagai bagian sahnya proses pernikahan itu selain prosesi pernikahan yang resmi seperti ijab dan qabul.

Pengantin muslim harus memadukan unsur adat lokal dan adat muslim seperti mengadakan acara hiburan yang berbau unsur keIslaman seperti adat kesenian Hadrah dalam rangkaian acara prosesi pernikahan. Kesenian Hadrah adalah semacam kesenian musik yang menggunakan rebana dan isi lagunya bermakna pujian dalam agama Islam. Para pengantin muslim harus menyadari betul makna dari penggabungan atau akulturasi kedua budaya ini sehingga mereka bisa memaknai perjalanan hidupnya selanjutnya berbekal dari gabungan kedua adat tersebut. Kedua pengantin diharapkan bisa mengambil filosofi dari kedua budaya tersebut sehingga mereka bisa memiliki prinsip hidup yang sesuai dengan agama dan budaya mereka.

Dalam agama Islam, syarat perkawinan adalah :
(1) persetujuan kedua belah pihak,
(2) mahar (mas kawin),
(3) tidak boleh melanggar larangan-larangan perkawinan.
Bila syarat perkawinan tak terpenuhi, maka perkawinan tersebut tidak sah atau batal demi hukum.
Sedangkan rukun perkawinan adalah :
(1) calon suami,
(2) calon isteri,
(3) wali,
(4) saksi dan
(5) ijab kabul.

Ringkasan Tata Cara Pengantin Muslim Dalam Islam

Islam adalah agama yang syumul (universal). Agama yang mencakup semua sisi kehidupan. Tidak ada suatu masalah pun, dalam kehidupan ini, yang tidak dijelaskan. Dan tidak ada satu pun masalah yang tidak disentuh nilai Islam, walau masalah tersebut nampak kecil dan sepele. Termasuk tata cara perkawinan Islam yang begitu agung nan penuh nuansa. Dan Islam mengajak untuk meninggalkan tradisi-tradisi masa lalu yang penuh dengan upacara-upacara dan adat istiadat yang berkepanjangan dan melelahkan serta bertentangan dengan syariat Islam.

Islam telah memberikan konsep yang jelas tentang tata cara perkawinan berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah yang Shahih. Dalam kesempatan kali ini redaksi berupaya menyajikannya secara singkat dan seperlunya. Adapun Tata Cara atau Runtutan Perkawinan Dalam Islam adalah sebagai berikut:

I. Khitbah (Peminangan)

Seorang muslim yang akan mengawini seorang muslimah hendaknya ia meminang terlebih dahulu, karena dimungkinkan ia sedang dipinang oleh orang lain, dalam hal ini Islam melarang seorang muslim meminang wanita yang sedang dipinang oleh orang lain (Muttafaq ‘alaihi). Dalam khitbah disunnahkan melihat wajah yang akan dipinang (HR: [shahih] Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi No. 1093 dan Darimi). (www. pengantin muslim .net)

II. Aqad Nikah

Dalam aqad nikah ada beberapa syarat dan kewajiban yang harus dipenuhi :
a. Adanya suka sama suka dari kedua calon mempelai.
b. Adanya Ijab Qabul.
c. Adanya Mahar.
d. Adanya Wali.
e. Adanya Saksi-saksi.

Dan menurut sunnah sebelum aqad nikah diadakan khutbah terlebih dahulu yang dinamakan Khutbatun Nikah atau Khutbatul Hajat. (www. pengantin muslim .net)

III. Walimah

Walimatul ‘urusy hukumnya wajib dan diusahakan sesederhana mungkin dan dalam walimah hendaknya diundang orang-orang miskin. Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang mengundang orang-orang kaya saja berarti makanan itu sejelek-jelek makanan.

Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang artinya: “Makanan paling buruk adalah makanan dalam walimah yang hanya mengundang orang-orang kaya saja untuk makan, sedangkan orang-orang miskin tidak diundang. Barangsiapa yang tidak menghadiri undangan walimah, maka ia durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya”. (HR: [shahih] Muslim 4:154 dan Baihaqi 7:262 dari Abu Hurairah).

Sebagai catatan penting hendaknya yang diundang itu orang-orang shalih, baik kaya maupun miskin, karena ada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang artinya: “Janganlah kamu bergaul melainkan dengan orang-orang mukmin dan jangan makan makananmu melainkan orang-orang yang taqwa”. (HR: [shahih] Abu Dawud, Tirmidzi, Hakim 4:128 dan Ahmad 3:38 dari Abu Sa’id Al-Khudri).

(Sumber Rujukan: Berbagai Sumber dari Al-Qur’an dan As Sunnah serta Kitab-Kitab Hadits).

(www. pengantin muslim .net)

Griya Aniefa Menyediakan Layanan Bagi Pengantin Muslim yang Syar`i

Kearifan Lokal dalam Pakaian Pengantin Muslim Betawi
Pakaian Pengantin Muslim Pakaian Pengantin Muslim   Pakaian Pengantin Muslim Kearifan Lokal...
Konsep Bisnis Salon Muslimah yang Menjanjikan di Indonesia
Salon Muslimah Salon Muslimah   Salon Muslimah Konsep Bisnis Salon Muslimah yang Menjanjikan...
Paket Pernikahan Muslim untuk Momen yang Tak Terlupakan
Paket Pernikahan Muslim Simak Video Paket Pernikahan Muslim   Paket Pernikahan Muslim Paket...
Prospek Usaha Profesi Perias Pengantin Muslim
Perias Pengantin Muslim Perias Pengantin Muslim   Perias Pengantin muslim Prospek Usaha yang...

Incoming search terms:

  • wedding islami
  • prosesi pernikahan islami
  • akulturasi budaya
  • akulturasi budaya di indonesia
  • akulturasi pernikahan
  • akulturasi
  • bridal muslim pengantin
  • perlengkapan khitbah dalam islam

No Comments

Trackbacks/Pingbacks

  1. Konsep Bisnis Salon Muslimah yang Menjanjikan di Indonesia | PengantinMuslim.net - [...] Bisnis Salon Muslimah yang Menjanjikan di [...]

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

stack by DynamicWp.net